-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pengprov Bola Keranjang Aceh Terbentuk, Mansur Ketua Umum

12 Mei 2022 | Mei 12, 2022 WIB | Last Updated 2022-05-12T04:40:03Z
Pemimpin Sidang Musprov pembentukan PKSI Aceh, Andry Agung (kanan) menyerahkan berkas berita acara kepada ketua umum terpilih Dr Mansur di Hotel Seventeen, Rabu (11/5/2022).[Foto/Dirman]

Habanusantara.net, Banda Aceh - Korfball atau bola keranjang resmi resmi menjadi cabang olahraga baru di Aceh setelah dilaksanakan musyawarah provinsi (Musprov) pembentukan Pengurus Provinsi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (Pengprov PKSI) Aceh di Hotel Seventeen, Banda Aceh, Rabu (11/5/2022).

Dalam Musprov tersebut, Dr Mansur terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengprov PKSI Aceh periode 2022 - 2026.

Sidang Musprov yang dipimpin Andri Agung (Ketua), Devid Jasa Putra (Sekretaris) dengan Zaini Yusuf dan Razali dalam surat keputusannya menetapkan Dr Mansur M.Kes sebagai ketua umum Korfball Aceh.

Penetapan dan keputusan dibuat setelah semua peserta forum Musprov sepakat memilih dan mempempercayai Dr Mansur M.Kes menakhodai kepengurusan provinsi olahraga bola keranjang di Aceh masa bakti 2022 - 2026.

Terpilihnya Mansur sebagai ketua umum, sehingga mencatatkan dirinya menjadi orang pertama yang memimpin kepengurusan olahraga korfball di Aceh.

Dalam musyawarah itu juga dipilih dan dibentuk tim formatur yang akan bertugas menyusun personalia kepengurusan PKSI Aceh yaitu Dr Mansur M.Kes (ketua umum terpilih), Dr Razali dan Ifwandi.

Forum ini memberikan waktu paling lambat satu bulan kepada tim formatur, agar personalia kepengurusan PKSI Aceh masa bakti 2022 - 2026 sudah terbentuk.

Penyumbang Medali Emas PON XXI/2024

Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf yang diwakili Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi, Drs Bachtiar Hasan menyebutkan, bola keranjang suatu cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON XXI/2024 Aceh - Sumatera Utara.

Bachtiar mengatakan, kehadiran dan terbentuknya kepengurusan Korfball Aceh akan menambah daftar kepingan medali emas bagi Aceh pada PON XXI/2024.

Untuk itu ia berharap kepengurusan yang terbentuk nanti dapat segera menyusun program pembinaan jangka pendek, menengah dan panjang. "Semoga atlet Korfball bisa masuk pemusatan latihan daerah tahun depan sebagai persiapan menghadapi PON. Kita harapkan olahraga bola keranjang menjadi penyumbang medali emas bagi," ujarnya.


Dipertandingkan di Aceh

Sebelumnya, Caretaker atau pengemban/pemegang mandat kepengurusan sementara PKSI Aceh, M Nasir SIP, MPA mengungkapkan mandat dari PKSI pusat yang dipercayakan kepadanya untuk pembentukan kepengurusan Korfball Aceh, sudah sejak 2021, dan sudah dua kali mandat diberikan. Barulah sekarang dapat dilaksanakan Musprov PKSI Aceh dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi olahraga ini.

Nasir menyebutkan, pembentukan Pengprov Korfbal Aceh juga mengingat cabang olahraga ini akan dipertandingkan pada PON XXI/2024.

Katanya, korfball sudah dideklarasikan suatu cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XXI/2024. Cabang ini juga sudah eksibisi pada PON XIX/2016 sehingga bisa langsung dipertandingkan pada PON Aceh - Sumatera Utara. "Cabor korfball akan dipertandingkan di Aceh," katanya.

Sebutnya, di Indonesia korfball memang masih terbilang baru namun di international sudah lama, sehingga tidak semua daerah (provinsi) ada - baru 19 provinsi. Ini kesempatan bagi Aceh untuk ikut dan berprestasi di kejuaraan nasional (Kejurnas) dan PON.

Kecuali itu, katanya, PKSI yang sudah menjadi anggota KONI Pusat juga akan diajukan sebagai anggota KONI Aceh pada musyawarah olahraga provinsi (Musorprov) KONI Aceh yang dilaksanakan Desember 2022.

"Kita harapkan pengurus Korfball Aceh dapat berlari kencang mempersiapkan dan melaksanakan program pembinaan atlet. Pada 2023, sudah ada atlet untuk masuk Pelatda," ujar Sekretaris Umum KONI Aceh ini.

Ketua Panitia, Zaini Yusuf mengatakan, pembukaan Musprov pembentukan PKSI Aceh diikuti Ketua Umum PKSI Pusat, Lisa Rudianita melalui aplikasi zoom metting dan musyawarah ini langsung dihadiri peserta utusan dari 15 kabupaten/kota (cikal bakal pembentukan PKSI di kabupaten/kota di Aceh).

Zaini menyebutkan, hingga dilaksanakan Musprov hanya ada satu calon ketua umum yaitu Dr Mansur M.Kes.(Dirman)
close